Cold Reading 1 : A Definition

Cold Reading Series adalah sebuah serial artikel baru di IRiS yang membahas seputar Cold Reading. Dalam artikel pertama, kita akan belajar mengenal Cold Reading secara umum. Mari, mari bayangkan sebuah adegan berikut ini:

di sebuah perpustakaan kota yang dilengkapi dengan coffeeshop, seorang perempuan cantik sedang duduk sendirian. tak lama datang lelaki yang mengambil tempat duduk di depannya. posisi mereka berhadapan, dipisahkan oleh sebuah meja kotak yang tak terlalu panjang. awalnya sang wanita tidak menghiraukan lelaki itu sampai dia berkata:

“tunangannya terlambat lagi ya?”

dan sang wanita terperangah.

“mm, maaf mas siapa ya?”

pria itu cuma tersenyum kecil.

“bukan siapa-siapa kok, anggap aja kita dipertemukan karena menyukai jenis kopi yang sama”

sang wanita ikut tersenyum. melirik cangkir kopi si pria.

“kok tau tentang tunanganku?”

si pria memandangi cappucino sang wanita yang tinggal setengah.

“kelihatan dari kopi kamu. bahkan aku bisa membaca semua tentangmu hanya dari cappucinomu”

Sang wanita menyodorkan cangkir kopinya, menyuruh si pria mencoba ‘membacanya’. dan benar, duapuluh menit kemudian si pria berhasil mengungkapkan semua hal mengenai sang wanita, mulai dari nama tunangan, kapan mereka bertemu, warna favorit, asal daerah, hingga detail lain sang wanita. Pria tersebut hanya perlu mengaduk-aduk kopi, melihat cara wanita itu memegang cangkirnya, mengecek sisa kopi setelah capucinonya habis diminum dan cara wanita itu meminum kopinya. Akhirnya tunangan sang wanita datang, si pria berpamitan pulang dengan senyum kecil karena berhasil mendapat nomer handphone nya.

Oke, kita tidak akan membahas apa yang akan dilakukan si pria dengan nomer handphone itu. yang akan kita pelajari adalah, apa yang sebenarnya terjadi? Pria tersebut adalah anak indigo yang memiliki indra keenam tajam, ataukah ia hanya menggunakan cold readingdengan tujuan  mendapat nomer handphone sang gadis?

Jika anda percaya bahwa pria tadi meramal dengan kekuatan supranaturalnya, silahkan berhenti membaca sampai sini. Namun jika anda tertarik dengan penjelasan lain mengenai ramalan silahkan terus membaca.

Cold Reading adalah sebuah metode manipulasi psikologis yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi tentang seseorang. Istilah ‘dingin’ disini mengacu pada suatu situasi dimana ‘pembaca’ tidak mengetahui informasi apapun mengenai orang yang sedang dibaca. Fakta-fakta yang sesuai akan didapatkan selama proses pembicaraan. Trik ini bisa digabungkan dengan warm reading (membaca orang dengan mengetahui beberapa informasi dirinya) ataupun hot reading (membaca orang setelah mengumpulkan data-data lengkap mengenai obyek sebelum pembacaan)

Cold Reading bisa diaplikasikan untuk ‘meramal’ masa depan, membaca kartu tarot, ramalan zodiak, talking to the dead, menebak masalalu dan masalah yang sedang dihadapi seseorang, dan lain sebagainya. Jika dilakukan dengan benar, Cold Reading akan membuat ramalan yang dilakukan terasa sangat magis dan tepat sasaran. Padahal, jika mereka sadar, sebenarnya kalimat-kalimat tersebut merupakan sebuah kalimat general yang bisa diucapkan ke semua orang, fakta-fakta yang dikemukakan oleh peramal pun sebenarnya hal-hal yang telah mereka ungkapkan sendiri tanpa sadar.

=====================================================

 Quiz: Ada yang ingin menebak kira-kira apakah yang dibaca oleh si pria dari sang wanita sehingga dia bisa menebak bahwa wanita itu sedang menunggu tunangannya yang terlambat datang?

=====================================================

 

Abib

Indonesian Rationalist Institute (IRIs)

4 Comments

  1. karena cappucinonya tinggaL separuh dan kopi yg teLah banyak mengendap yg mungkin menandakan sedang menunggu orang..kopi yg teLah dingin jg bisa menandakan bahwa sedang menunggu orang..mungkin wanita dan tunangannya bertemu pertama kaLi di kedai kopi yg sama duLu

  2. Muhammad Karsy Situmeang Quiz..??
    haduh ap ya, lanjut dunk gan
    asli gak tau nih :D
    28 February 2011 at 16:33 · Like
    Samekta Giri ‎.
    Kalau dilihat dari kalimatnya:
    ”tunangannya terlambat LAGI ya?”…
    kemungkinan lelaki itu pernah melihat perempuan itu menunggu tunangannya di tempat itu di hari2 sebelumnya..
    Tapi darimana tahu bhw mereka tunangan?.. Mungkin dari cincin yg mereka kenakan…
    *sekedar kira2*

    28 February 2011 at 16:44 · Like
    Joon Penn kalo bisa jawab dengan tepat dapat hadiah apa dari IRIS?
    28 February 2011 at 17:31 · Like
    Abib Habiburrohman ‎@M.Karsy: dicoba dulu donk :D
    @Samekta giri: yup, ada bbrp poin yang bener tp masih kurang detail. Ayo dilanjutin mas. Oia, si pria baru sekali ini liat si wanita itu…
    @Jepe: dicoba jawab dulu :D
    28 February 2011 at 18:18 · Like

    Jang Tak dikutip dr cerita sherlock holmes ya? cmiiw
    28 February 2011 at 18:58 · Like

    Samekta Giri ‎.
    @Abib: Untuk membaca detail, tentunya sulit (bg pembaca). Karena kita hanya tau sedikit potongan adegannya.
    Bagaimana kalau tambahin sedikit deskripsi lagi?.. Bgmn suasana coffeshop, bgmn penampilan si wanita, dan bgmn pula gerak-geriknya selama di coffeshop…? hihi
    28 February 2011 at 19:19 · Like

    Abib Habiburrohman ‎@jang tak: wah gatau pak, saya cm pernah baca sherlock yg edisi komik ‘blablabla scarlet’ itu doank. Sama pilm nya. Hehe
    Keinspirasi sama peramal yang nggunain ampas kopi buat baca orang
    @samekta: yup, emang dibikin sangat kekurangan deskripsi pak. Karena disini yg ditanyakan adalah kira2 gimana gerak-gerik dan detail penampilan si wanita sehingga si pria bisa menebak seperti itu…
    Jadi smcm pembacaan terbalik :D
    28 February 2011 at 19:46 · Like

    Gupto Krisnawan salud buat IRiS yg mengangkat topic ini tanpa mendiskreditkan pihak manapun, saya sendiri sebelum mengenal magic sudah menyukai dunia cold reading
    jika ada statement & pemilihan kata yg kurang pas silahkan disanggah, saya senang hati belajar dari rekan IRiS dari pada debat kusir alih-alih mempertahankan statementnya masing2 :)
    awal saya mengenal cold reading bukan sebagai sarana manipulasi psikologis, bukan metode mind reading yg dipakai mentalist & peramal namun salah 1 “cara cenayan berkomunikasi dengan seseorang yg telah dingin (cold: meninggal)” dengan bantuan mediumnya seperti pake asap, bola kristal, tarot, api, papan ouija, cermin, cawan / palmistri
    jujur saya gak tertarik dengan metode konvesional, jadi saya mulai dengan project2 EVP (Electronic Voice Phenomenon) dari kamera HP – Handycam utk mendapatkan white noise
    baru setelah itu mengenal cold reading versi praktisi mentalist, seperti yg dijabarkan team IRiS di atas
    nah masukkan saya, metode cold reading versi praktisi mentalist sudah jelas bertujuan sebagai entertain, sama halnya keberadaan stage hipnotis (acara Uya Kuya). Jadi kenapa gak mengkaji cold reading yg versi cenayan juga? karena sampai kini kami berasumsi bahwa “jika berkomunikasi dg dunia lain / sekedar scrying benar2 nyata kenapa yg dikenalkan ke public adl cold reading versi artis TV (sebutan mentalist cold reading kayak Ian Rowland by British illusionist, Ray Hyman, Peter Huston, Lynne Kelly, Kari Coleman, Derren Brown?”
    saya yakin team IRiS lebih antusias mengkaji cold reading gaya occult ini, saya tunggu tulisan berikutnya, oh iya lokasi seketariat IRiS di Jakarta mana?
    1 March 2011 at 15:29 · Unlike · 2

    IRiS (Indonesian Rationalist Society) Aksi para cenayang dalam “berkomunikasi” dengan arwah yang sudah meninggal telah dibuktikan palsu sejak jaman Houdini. Praktek yang paling sering dilakukan adalah seorang cenayang “perantara roh” mengumpulkan beberapa orang dalam sebuah ruangan dan melakukan cold reading sebagai berikut:
    – Saya merasakan keberadaan arwah wanita muda berambut sebahu disekitar sini. Ada yang merasa mengenalnya?
    – Saya mendapat pertanda arwah hadir diantara kita dengan sebuah nama. Entah saya kurang jelas mendengarnya, geoge? georgia? gaston?

    Dia menyebutkan ciri ciri yang umum dimiliki orang sehingga akhirnya ada yang mengaku mengenalnya. Dari sinilah aksi dikembangkan. Dari informasi yang sudah ada dikembangkan menjadi informasi lain menggunakan metode ‘banyak menebak’. Dalam kondisi ini para penonton sering kali tidak memperhatikan bagian yang ‘miss’/salah namun sangat kagum jika tebakannya tepat. Pada akhirnya pesan utama yang disampaikan adalah hal hal umum seperti:
    “lanjutkanlah hidupmu, aku bahagia disini, aku sudah memaafkanmu, dll”
    Para cenayang itu memanfaatkan keinginan dasar yang ada di setiap manusia untuk dapat berkomunikasi kembali dengan orang orang yang telah ditinggalkannya sehingga dalam kerapuhan ini, orang sangat mudah untuk percaya karena mereka ingin untuk percaya. Dalam kasus seperti ini, cobalah tanyakan hal hal yang spesifik kepada cenayang misalnya:
    “Dimana gelang mutiara yang dulu pernah kamu pinjam? Itu sangat berarti buat nenek.”
    Cenayang besar kemungkinan tidak mampu menjawab pertanyaan tersebut secara akurat. Itu adalah tekhnik untuk menguji kepalsuan cenayang, terutama jika gelang mutiara yang dimaksud tidak pernah ada. Jika cenayang merujuk tempat tertentu, jelas dia sedang mengarang.
    Cenayang sering mengkombinasikannya dengan warm reading (menebak dari informasi yang ada: cara berpakaian, dll) atau Hot reading (menanyakan kematian keluarga terdekat dari rekan yang lain secara diam diam) sehingga informasi yang dimunculkan seolah akurat.
    2 March 2011 at 00:02 · Like · 4

    Jang Tak tambahan dr saya
    cenayang sering bisa menebak sifat seseorg dgn berkata “sebenarnya anda jujur tp ada kalanya anda berbohong” atau “anda seorg penyabar, tp kl sdg emosi, anda akan bertindak diluar batas” perkataan tsb bukanlah ramalan, tp hanya menceritakan karakter manusia, krn perkataan ini akan dibenarkan oleh semua org baik yg jujur, pembohong, penyabar ato pemarah. pembohong dan pemarah (sifat negatif) pasti akan membenarkan ramalan ini krn dianggap menguntungkannya.
    cenayang jg sering berkata “jg kesehatanmu krn bulan2 ini kurang baik bagi kamu” atau “tahun ini kamu akan dpt byk masalah” perkataan inipun bukanlah ramalan, tp hanya menceritakan kehidupan manusia yg penuh lika liku, terkadang diatas dan terkadang dibawah, jd siapapun diramal spt ini pastilah kecocokannya diatas 99% :P
    seorg cenayang hrslah pandai merangkai kata yg sebenarnya biasa saja spy jd penuh mistis, apalagi jika namanya sudah dikenal oleh byk org, apapun yg dia katakan pastilah dipercaya, coba bandingkan jika yg meramal dgn kata2 spt itu adalah sule ato aziz gagap, apakah anda akan mempercayainya? disini membuktikan bahwa siapa yg berbicara jg menentukan, dan secara psikis sudut pandang dan pemahaman org mudah dirubah hanya krn pembicaranya.
    2 March 2011 at 09:20 · Like

    Arif VirKill Yulian Apa yang disampaikan Mr.Jang sangat informatif. Pernyataan2 tersebut dikenal dengan sebutan barnum statement atau forrer efect dimana kata kata yang dikeluarkan bersifat umum dan hampir terdapat pada pribadi siapapun.
    -anda sering terlalu keras pada diri sendiri
    -anda sering mencari pembenaran setelah anda melakukan sesuatu yang dianggap salah
    jika kita mencermati ramalan bintang, maka kita akan menemukan bahwa hampir semua ramalan bintang merupakan barnum statement. Anda bisa membaca ramalan untuk leo meskipun bintang anda virgo dan anda akan menemukan kecocokannya.
    2 March 2011 at 11:20 · Like

    Abib Habiburrohman tambahan, agar lebih meyakinkan, barnum statement bisa dikombinasikan dengan metode ‘forking’.

    misalnya, peramal mengatakan: “anda memiliki satu mimpi kurang rasional yang anda simpan sendiri”
    kalimat ini hampir mengena di semua orang.

    ketika si klien menunjukkan respon positif, peramal itu bisa menambahkan pernyataannya dengan “di tengah-tengah kesibukan anda, mimpi itu selalu datang. walaupun mungkin terlihat kurang rasional bagi kebanyakan orang, anda masih memiliki secercah harapan untuk berusaha mewujudkannya. walau tak ingin menceritakan pada teman-teman anda, anda ingin suatu saat nanti merealisasikannya dan tersenyum pada mereka sambil berkata: saya bisa”
    namun, ketika respon yang dilakukan klien adalah negatif, pernyataan yang dibuat adalah pernyataan yang berkebalikan, namun masih mendukung pernyataan awalnya, misal: “namun kini ketika anda bertambah dewasa, anda semakin berusaha melupakan mimpi itu. Dengan usaha yang anda lakukan, anda berhasil benar-benar melupakannya. hal itu bukanlah sebuah hal buruk, semakin dewasa seseorang, maka rasionalitasnya akan bertambah. dan mimpi yang kurang rasional tadi akhirnya tergantikan oleh mimpi-mimpi dan tujuan baru yang akan segera anda raih dalam waktu dekat ini”.
    4 March 2011 at 16:19 · Like · 1

    Rizky Andriawan hmm, yang menarik menurut gw bukan trik buat tau lagi nunggu tunangannya, tapi trik buat dapet nama si tunangan dan tanggal lahir, gw udah bertaun – taun main cold reading tapi sampe sekarang belum nemu trik untuk itu, ada yang bisa ngasih penjelasan?
    soalnya temen sekantor gw ada yang ngaku cenayang dan konon dia bisa nebak nama orang dengan tepat, itu yang gw masih gak ngerti sampe sekarang…
    5 March 2011 at 11:20 · Like

    Ali Syahbandar Madurania teman saya punya semacam tempat nasi (terawangan)orang madura menyebutnya
    asli saya tau sendiri semua tebakannya(informasi dari terawangan itu) benar
    kala itu saya tanya kakak saya yang kena gempa di jogja,,
    dia bilang- tenang saja kakakmu masih hidup- tapi dia tertimbun bangunan
    setelah dicari ternyata benar dan alhamdulillah masih bisa selamat
    8 March 2011 at 11:39 · Like

    Mahmuddin Yunus cara cold reading gimana nih ?
    12 April 2011 at 20:38 · Like

    Zenu Kalyana wah keren…. nyimak aje
    27 April 2011 at 18:46 · Like

    Indra Chua untuk bisa melakukan cold reading secara langsung atau secara fasih juga saya pikir tidak mudah.. peranan dari iq dan pengalaman menurut saya penting, dalam membaca situai atau membaca dan menjawab rangkaian kejadian yg akan terjadi selanjutnya..thx
    5 September 2011 at 18:38 · Like

    Inneke Dena Pradipta kayaknya sih ya.. hanya kepekaan kita membaca dan memperhatikan. 1. Dalam cerita di atas disebutkan lokasinya di PERPUSTAKAAN yg punya COFFEESHOP. lah kan ini tempat orang suka nongkrong
    2. bisa tau cappucino. pria ini sudah memperhatikan cewe ini sejak lama.
    3. gerak gerik/bahas tubuh. hal ini pernah dibuktikan oleh Romy Rafael dalam sebuah acara televisi (Live), dimana dia jg mengajarkan bagaimana MEMBACA pikiran seseorang. dalam acara itu, ada seorang pria dsuruh maju ke depan, kemudian ada 3 orang penonton duduk terpisah, masing2 memikirkan sebuah angka dan kemudian disuruh menyebutkan beberapa angka secara acak. nah dari situ pun saya melihat bahwa ada ‘PENEKANAN’ tertentu pada angka2 tertentu. mungkin ini yg dipakai pria tersebut untuk “membaca” pikiran cewe tersebut.
    CMIIW ya :D
    8 September 2011 at 11:51 · Like

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *