49 Kesalahan-Kesalahan Berlogika di Indonesia (Bagian 5)

sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/52b7e441108b46c31a8b4706

  • 41.Tricycle Motor Logic Error:

    Kesalahan berlogika karena adanya anggapan yang salah.

    Contoh:

    Banyak yang beranggapan bahwa sepeda motor beroda tiga hanya boleh dikendarai oleh orang yang cacat, misalnya cacat kaki. padahal, semua orang boleh saja mengendarai motor tersebut.

    42.Other Logic Error:

    Kesalahan berlogika karena membanggakan orang lain.

    Contoh:

    Si A dalam bicaranya selalu membanggakan orang lain. Padahal, belum tentu orang yang dibanggakan belum tentu berkualitas.

    43.Say Logic Error:

    Kesalahan berlogika karena berbicara berdasar pendapat orang lain.

    Contoh:

    Si A di dalam berdiskusi atau berdebat selalu membawa-bawa ucapan orang lain (ulama, ustadz, ketua RT.RW, dan lain-lain) dan orang-orang lain yang dianggap berwibawa. Seolah-olah pendapat orang lain pasti benar. Padahal, belum tentu pendapat orang lain benar.

    44.Diabetes Logic Error:

    Kesalahan berlogika karena mengira penyakit diabetes hanya karena gula.

    Contoh:

    Sampai hari ini Si A beranggapan bahwa penyakit diabetes hanya diakibatkan oleh terlalu banyak mengonsumsi gula. Padahal, diabetes juga bisa terjadi karena karena keturunan.

    45.Question Logic Error:

    Kesalahan berlogika karena mengajukan pertanyaan yang tidak lengkap.

    Contoh:

    Rombongan mahasiswa rekreasi ke Pantai Rida, Jawa Barat. Untuk ke Pulau Rida, mereka harus naik perahu. Pimpinan rombongan bertanya, berapa biaya ke Pulau Rida. Tukang perahu menjawab Rp 50.000. Merekapun berangkat. Ketika akan pulang, tukang perahu bilang, kalau kembali ke pantai, biayanya Rp 100.000. Seharusnya, pimpinan rombongan bertanya berapa biaya pergi-pulang.

  • 46.Natural Resources Logic Error

    Kesalahan berlogika karena tidak mau memprioritaskan kekayaan alam.

    Contoh:

    Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Sayang, kekayaan alam berupa tambang diserahkan ke investorasing dengan keuntungan yang jauh besar. Sementara itu sektor pertanian dan maritim tidak pernah menjadi prioritas utama di dalam APBN. Pemerintah lebih suka mengundang investor di bidang industri dan manufaktur.

    47.Debt Logic Error:

    Kesalahan berlogika karena mengandaikan pelunasan utang tanpa berpijak kepada realitas.

    Contoh:

    Ada yang berpendapat, Indonesia akan mampu melunasi semua utang luar maupun dalam negeri pada 2040. Itupun dengan asumsi pemerintahan mendatang tidak membuat utang lagi. Apa bisa? Tentu, tidak ada jaminan bahwa pemerintahan mendatang tidak akan membuat utang lagi kecuali harus ada undang-undangnya. Bahkan kalau perlu UUD 1945 berlu direvisi lagi.

    48.Target Logic Error:

    Kesalahan berlogika karena mudah bergesernya target.

    Contoh:

    Pemerintah punya target, pada 2009 Indonesia bisa swasembada kedelai. Ternyata meleset. Lantas targetnya digeser ke 2014. Tentu ini cara berlogika yang salah. Yang benar, pemerintah telah gagal merealisasikan target 2009.

    49.Doctor Logic Error

    Kesalahan berlogika karena menganggap seorang dokter tidak mungkin bisa sakit.

    Contoh:

    Suatu hari Si A ke seorang dokter langganannya. Ternyata tutup. Di pintu ada pengumuman bahwa dokter tidak buka praktek karena sakit. Si A pun heran. Katanya, dokter kok bisa sakit. Bukankah dokter itu mengerti tentang ilmu kesehatan dan tahu caranya menghindari atau menyembuhkan penyakit? Si A lupa bahwa dokter adalah manusia biasa yang bisa sakit. Bahkan nabipun bisa sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *